Jalanan Kota Tua Dirombak

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah DKI Jakarta akan mengurangi jatah jalan umum untuk kendaraan di seputar kawasan Kota Tua, yang berlokasi di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Jalan yang semula dua lajur akan dikurangi menjadi satu lajur. “Selebihnya itu akan diuruk dengan batu kali (andhesit) untuk pedestrian,” jelas Kepala Dinas Permuseuman dan Kebudayaan DKI Jakarta Aurora Frida Tambunan, di Balai Kota, kemarin.

Pembangunan itu merupakan bagian dari penataan kawasan Kota Tua. Aurora menjelaskan, tujuannya adalah menyaring pengguna jalan, sehingga orang yang melintas adalah yang benar-benar menikmati suasana seputar kawasan itu. “Kendaraan yang melintas pelan, ruang jalan kaki juga luas,” ujarnya.

Namun tahun ini belum semua jalanan Kota Tua akan diperlakukan seperti itu. Sementara baru akan diterapkan pada jalan melingkari Museum Fatahillah. Pengguna jalan umum yang tidak berniat menikmati suasan kawasan, kata Aurora, diharap berbelok melalui Kali Besar.

Tahun ini pembangunannya menggunakan anggaran khusus, sedangkan tahun depan lebih luas lagi karena penataan Kota Tua akan dimasukkan dalam program dedicated (strategis).

Penataan jalan tersebut, Aurora menambahkan, juga bertujuan menciptakan iklim yang kondusif untuk memancing partisipasi pemilik bangunan-bangunan seputar kawasan itu. (Harun Mahbub)

Sumber: Tempo Interaktif, 13 Juni 2006


%d blogger menyukai ini: